Pemprov Riau Optimalkan Aset Daerah untuk Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Desa Terpadu

Riau ( jendelariau.id ),  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau terus mematangkan rencana pemanfaatan aset daerah guna mendukung operasional Koperasi Merah Putih yang berlokasi di SMA Negeri 2 Koto Tibun, Kabupaten Kampar. Langkah ini diarahkan untuk mengoptimalkan fungsi aset pemerintah agar memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat.

 

Koperasi Merah Putih tidak hanya difungsikan sebagai koperasi sekolah, tetapi dirancang menjadi pusat layanan ekonomi terpadu berbasis komunitas.

 

Berbagai skema telah disiapkan, antara lain penyediaan sembako murah untuk membantu pengendalian inflasi pangan, layanan klinik dan apotek desa guna memperluas akses kesehatan, fasilitas cold storage untuk menyimpan hasil pertanian dan perikanan, serta dukungan logistik desa guna memperlancar distribusi produk lokal.

 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau, Erisman Yahya, menegaskan bahwa setiap pemanfaatan aset pemerintah harus mampu memberikan nilai tambah dan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Menurutnya, aset daerah tidak boleh hanya menjadi bangunan yang tidak produktif, melainkan harus menjadi penggerak aktivitas ekonomi lokal.

 

Ia menjelaskan, keberadaan koperasi di lingkungan sekolah juga memiliki nilai strategis dalam menumbuhkan budaya kewirausahaan sejak dini. Meski demikian, fokus utama program tetap pada penguatan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah tersebut.

 

Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian utama adalah cold storage. Selama ini, petani dan nelayan kerap mengalami kerugian akibat keterbatasan sarana penyimpanan hasil produksi.

 

Dengan adanya fasilitas tersebut, hasil panen dan tangkapan dapat disimpan lebih lama, kualitas tetap terjaga, serta harga jual menjadi lebih stabil sehingga meningkatkan daya tawar petani dan nelayan.

 

Selain itu, penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau diharapkan dapat membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga di pasaran. Koperasi diharapkan hadir sebagai solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat sehari-hari.

 

Erisman juga menekankan pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel agar pemanfaatan aset daerah berjalan sesuai regulasi serta tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

 

Ke depan, Dinas Pendidikan Provinsi Riau akan terus berkoordinasi dengan DPRD serta perangkat daerah terkait guna memastikan program dapat direalisasikan dan memberikan dampak nyata bagi penguatan ekonomi berbasis desa.

 

Melalui konsep terpadu tersebut, Koperasi Merah Putih diharapkan menjadi model pemberdayaan ekonomi lokal yang mengintegrasikan sektor pendidikan dengan upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat.

( Red )

More From Author

Pemkot Pekanbaru Perketat Standar Dapur Program Makan Bergizi Gratis Dapur Program Makan Bergizi Gratis

Dinas PKH Riau Soft Opening Pet Hotel Kucing di Pekanbaru, Targetkan Tingkatkan PAD

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

Subscribe

Email
The form has been submitted successfully!
There has been some error while submitting the form. Please verify all form fields again.

Recent Post