Klarifikasi Pemberitaan ” Diduga Mengatas namakan Pople Power Walikota , Oknum ” Rita ” Menggunakan Tractor GR 1003 setahun Lebih Tanpa Laporan ” Yang Di Tayangkan 

Dumai ( jendelariau.id ), menyingkapi pemberitaan dari salah satu media online yang terbit pada tanggal 7 Mei 2026, maka dengan ini ” Rita ” memberikan hak jawabnya/ klarifikasi atas pemberitaan tersebut , Jumat ( 8/5/2026 ).

 

Hasil konfirmasi dan keterangan yang di peroleh awak media kepada narasumber yang diberitakan , bahwa pemberitaan yang sudah tayang tidak benar dan di duga adanya unsur mengambil keuntungan pribadi dalam pemberitaannya .

 

Dengan waktu yang bersamaan awak media dan Tim berusaha konfirmasi atas kebenaran pemberitaan oknum jurnalis salah satu media online kepada Ibu Rita melalui telepon washapp secara langsung , dan beliau berusaha menjawab dan menerangkan secara detail perihal pemberitaan tersebut.

 

Profile ibu Rita adalah sebagai seorang wanita yang aktif di masyarakat, sosok beliau adalah sebagai perangkat desa ( RT ) tetapi saat ini sudah tidak lagi menjabat , beliau aktif diberbagai kegiatan kemasyarakatan antara lain sebagai mantan Ketua RT , ketua Perwiritan Sholawat kaum ibu , sebagai ketua kelompok tani dan lain sebagainya di dua Kelurahan Sungai Geniot dan Kelurahan Batu Teritip .

 

Sebagai perangkat desa ( pada saat menjabat ) , beliau berusaha membantu masyarakat dalam menampung inspirasi dan keluhan – keluhan yang dialami masyarakat selama ini di kelurahan Geniot dan Batu Teritip antara lain dalam memperbaiki akses jalan dan parit serta perkembangan kampung di daerahnya agar masyarakat dapat menikmati dan membantu aktivitas masyarakat dalam kebutuhan masyarakat, dan agar masyarakat nyaman dalam memakai akses jalan dan parit di lingkungan masyarakatnya .

 

Melalui pertemuan masyarakat dengan walikota Dumai H. Paisal SKM, MARS , masyarakat mengemukakan keinginannya agar akses jalan di kampungnya diperbaiki, parit di kampungnya untuk di bangun, agar masyarakat nyaman dan dapat beraktivitas menggunakan jalan yang baik dan aman , dan ibu Rita meminta kepada pak walikota agar mendatangkan alat gledor untuk meratakan , membersihkan akses jalan masyarakat dan untuk pembuatan parit agar terhindar dari banjir dan jalan licin.

 

Dan saat itu Bapak walikota respon dan menanggapi keluhan – keluhan masyarakat dengan baik dan cepat tanggap, maka dari itu walikota Dumai meminjamkan 2 alat agar dapat dipergunakan dengan baik untuk kepentingan masyarakat dalam swadaya masyarakat dan diserahkan secara simbolis kepada masyarakat melalui perangkat desa ( RT ).

 

Dengan rasa syukur dan berterima kasih yang luar biasa terhadap Walikota Dumai yang telah merespon dan cepat tanggap atas permintaan masyarakatnya , maka masyarakat dengan swadaya bantu membantu serta gotong royong dalam pembuatan akses jalan dan parit tersebut dan sudah di semenisasi dengan adanya bantuan Walikota Dumai bersama perangkat desa serta bantuan semua pihak terutama masyarakat kelurahan Geniot dan Batu Teritip . Saat ini masyarakat di kelurahan Geniot dan Batu Teritip dapat menggunakan Akses jalan dan parit dengan baik dan aman , dan dapat beraktivitas dengan lancar.

 

Masyarakat merasa berterima kasih dan senang dengan adanya bantuan Walikota Dumai dan pihak terkait serta dengan adanya dua alat tersebut , dapat mewujudkan kampungnya menjadi lebih baik keadaannya dari yang sebelumnya .

 

Alat tersebut saat itu di pinjam oleh Kasubag Kecamatan mengatas namakan Kecamatan dan diketahui oleh Camat, dan tidak sedikitpun ambil keuntungan dari alat tersebut , karna alat tersebut memang murni untuk kepentingan masyarakat .

 

Ironisnya, ketika bapak Camat meminjam alat tersebut untuk perbaikan jalan , tiba – tiba diberitakan oleh Oknum Wartawan salah satu media online bahwa adanya kekecewaan masyarakat atas hadirnya kedua alat bantuan Walikota tersebut melalui mantan Ketua RT sebut saja ibu Rita, Walikota Dumai meminjamkan dan amanahkan untuk di jaga dan di pergunakan dengan baik untuk kepentingan masyarakatnya .

 

Ketua Srikandi DPC GRIB Jaya Kota Dumai Ibu Rahmayani dengan tegas memberikan statemennya kepada awak media dan Tim , beliau mengatakan ,” Saya tau benar siapa sosok Ibu Rita, beliau sosok wanita yang aktif di lingkungan masyarakat, kegiatannya cukup diacungkan jempol, Ibuk Rita orang yang sangat membantu dan peduli akan keadaan masyarakatnya serta keadaan lingkungan kampungnya yang cukup memprihatinkan, beliau ingin masyarakatnya nyaman dan aman dalam menggunakan akses jalan untuk sarana aktivitas masyarakatnya sehari – hari , ” jelas Rahmayani.

 

Dalam waktu yang sama, Ibu Rita juga mengatakan ,” Saya berusaha membantu masyarakat, dan peduli keadaan masyarakat serta berusaha mencarikan solusi terbaik demi kepentingan bersama masyarakatnya , saya sangat berterima kasih yang sebesar – besarnya atas bantuan bapak walikota Dumai untuk menghadirkan 2 ( dua ) alat untuk membersihkan dan meratakan jalan – jalan tersebut ,” jelasnya .

 

Dengan adanya pemberitaan yang di duga tidak adanya konfirmasi kepada Ibu Rita maupun pengakuan dari Camat , serta tidak kenalnya Ibu Rita dengan oknum wartawan tersebut dan belum pernah berjumpa , alangkah terkejutnya mendengar pemberitaan tersebut yang dinilai tidak berimbang untuk di terbitkan dan tidak sesuai dengan UU ITE jurnalis .

 

Ibu Rita juga langsung bertanya kepada Camat ,” Bapak kan meminjam alat tersebut kepada saya dengan tujuan untuk meratakan jalan dan parit pak, kenapa saya yang diberitakan ?, pak Camat pun menjawab ,” tidak ada saya bilang apa – apa dengan Oknum Jurnalis tersebut buk ,” jawab Pak Camat .

 

Awak media Dan Tim terus menggali info , dan dapat keterangan atau jawaban langsung bahwa oknum jurnalis tersebut mengakui bahwa dia tidak kenal dengan ibu Rita, dan tidak konfirmasi kepada Walikota Dumai dan ibu Rita sendiri , hanya konfirmasi kepada pak Camat , dan menjawab kepada awak media bahwa berita itu ” Hanya berita cari uang saja,” jawabnya .

 

Sungguh tidak mempunyai etika seorang oknum jurnalis dengan membuat berita opini dan tidak berimbang , demi mendapatkan keuntungan pribadi tanpa harus konfirmasi terlebih dahulu, ini boleh dikatakan melanggar kode etik jurnalis dan melanggar UU ITE , dan pencemaran nama baik pihak tertentu .

 

( Red/ Tim )

More From Author

DPC GRIB Jaya Kota Dumai Resmi Melaporkan Oknum Yang Masih Mengaku Sebagai Ketua DPC GRIB Jaya Kota Dumai & Masih menjalankan Kegiatan Mengatasnamakan DPC GRIB Jaya Kota Dumai Ke Polres Dumai

Apresiasi Kepada PWI Kota Dumai ! Wakil Rektor 2 Edi Susanto, SE, MM.Ak menyerahkan plakat kepada Ketua PWI Dumai Bambang Prayetno, S.H

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

Subscribe

Email
The form has been submitted successfully!
There has been some error while submitting the form. Please verify all form fields again.

Recent Post