Dinas PKH Riau Tingkatkan Kesiapsiagaan Cegah Penyebaran Virus Nipah

PEKANBARU  ( jendelariau.id ), Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Provinsi Riau memperkuat langkah kewaspadaan menyusul diterbitkannya Surat Edaran Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan mengenai peningkatan kesiapsiagaan terhadap risiko penyebaran Virus Nipah.

 

Kepala Dinas PKH Riau, Mimi Yuliani Nazir, menegaskan pihaknya bergerak cepat melakukan langkah antisipatif untuk mencegah potensi masuknya virus tersebut ke wilayah Riau.

 

Salah satu langkah yang diambil adalah menggelar rapat koordinasi terkait tindak lanjut Surat Edaran tersebut. Rapat melibatkan jajaran administrator, fungsional madya, Ketua Tim Kerja Bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner, Bidang Kesehatan Hewan, Bidang Produksi Peternakan, Bidang Agribisnis Peternakan, serta UPT Laboratorium Veteriner dan Klinik Hewan.

 

“Kewaspadaan harus diperkuat sejak dini. Mulai dari penguatan sistem laboratorium hingga pengawasan lalu lintas hewan dan produk hewan. Semua lini harus siap,” tegas Mimi, Senin (2/3/2026).

 

Dalam rapat internal, pihaknya mengidentifikasi titik-titik rawan yang berpotensi menjadi jalur masuk virus, terutama dari pergerakan ternak dan interaksi dengan satwa liar.

 

“Mitigasi menjadi kunci. Kami memetakan wilayah rawan, memperketat pengawasan di pintu masuk ternak, dan meningkatkan kapasitas deteksi dini melalui laboratorium veteriner,” jelasnya.

 

Selain pengawasan teknis, Dinas PKH Riau juga memperkuat koordinasi lintas sektor dengan pendekatan One Health. Langkah ini penting karena Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis yang dapat menular dari hewan ke manusia.

 

“Penanganan ini tidak bisa dilakukan sendiri. Kami berkoordinasi dengan instansi kesehatan dan otoritas terkait agar sistem kewaspadaan dini berjalan efektif,” tambah Mimi.

 

Ia mengimbau para peternak meningkatkan biosekuriti di kandang, membatasi kontak ternak dengan satwa liar, dan segera melaporkan jika ditemukan gejala penyakit yang tidak biasa.

 

“Peran peternak sangat penting. Jika ada tanda mencurigakan pada hewan, segera laporkan ke petugas terdekat agar bisa ditangani cepat dan tepat,” ujarnya.

 

Dengan langkah antisipatif ini, Dinas PKH Riau berharap sistem deteksi dan respons dini terhadap ancaman Virus Nipah dapat berjalan optimal, sehingga kesehatan hewan dan masyarakat tetap terjaga.

 

Tim Redaksi

More From Author

Pemkab Siak Ajak Perusahaan Tingkatkan Kontribusi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Pemprov Riau Perkuat Program GREEN for Riau untuk Kelestarian Alam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Categories

Subscribe

Email
The form has been submitted successfully!
There has been some error while submitting the form. Please verify all form fields again.

Recent Post